Beras merupakan salah satu bahan makanan yang sangat banyak dikonsumsi di dunia, tapi, sebenarnya apa sih perbedaan beras-beras ini ? Yuk kita simak info berikut ini.

Perlu disampaikan sebelumnya bahwa beras merupakan sumber karbohidrat yang baik dan tidak ada beras yang tidak baik dikonsumsi. Sebenarnya, yang perlu diperhatikan adalah jumlah yang diperlukan individu dan cara menyeimbangkannya dengan aktivitas fisik yang dilakukan.

Untuk mengetahui perbedaan masing-masing beras, mari kita bahas satu per satu jenis beras.

1. Beras Putih

Beras putih memiliki seluruh lapisan luar yang dibuang. Akibatnya, banyak vitamin dan mineral yang ikut terbuang juga sehingga memiliki lebih sedikit zat gizi jika dibanding dengan varietas beras lainnya. Beras putih memiliki indeks glikemik yang tinggi, selain itu beras putih juga memiliki kandungan serat yang rendah yaitu 2,1 gram. Beras putih bukan pilihan beras yang buruk, namun memang secara nilai kandungan gizi di dalamnya bukan yang terbaik.

2. Beras Coklat

Beras coklat memiliki lapisan terluar yang dibuang, namun masih menyisakan bagian lain. Sehingga, masih ada cukup banyak zat gizi yang tertinggal pada beras. Beras coklat merupakan sumber magnesium, zat besi, dan zink yang baik. Beras coklat juga memiliki jumlah serat yang cukup banyak, yaitu sebesar 3,1 gram serat dalam 100 gram beras coklat.

3. Beras Merah

Beras merah menjadi semakin populer dan semakin banyak disediakan pasar selama beberapa tahun terakhir, dengan alasan yang baik karena beras merah mengandung nilai zat gizi yang lebih banyak. Dalam beras merah mengandung antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain itu, dalam beras merah juga memiliki kalori yang sama dengan beras lain, tetapi dalam 100 gram beras merah terdapat 6,2 gram serat.

Berdasarkan informasi diatas, mungkin banyak yang mulai berpikir bahwa nasi putih tidak baik dikonsumsi. Namun, tetap lebih penting adalah tetap menjaga gizi yang seimbang. Sehingga, yang tepat dilakukan adalah tetap konsumsi nasi sesuai selera namun perhatikan dan pastikan mengonsumsi zat gizi lain secara seimbang.

Apa itu indeks glikemik?

Indeks Glikemik (IG) adalah suatu ukuran yang digunakan untuk mengindikasikan seberapa cepat karbohidrat yang terdapat dalam makanan dapat diubah menjadi gula oleh tubuh manusia. Ukuran ini berupa skala dari 0-100. Sebagai contoh, gula murni misalnya memiliki angka indeks glikemik 100, ini berarti karbohidrat dalam gula murni sangat cepat diubah oleh tubuh menjadi gula untuk energi bagi tubuh. Indeks glikemik juga dapat menginformasikan bagaimana pengaruh makanan terhadap kadar gula darah dan insulin. Semakin rendah nilai indeks glikemik maka akan semakin sedikit pengaruhnya terhadap level insulin dan kadar gula darah.

Oleh sebab itu, penderita diabetes seharusnya makan nasi dari beras dengan Indeks Glikemik yang rendah, seperti BERAS MERAH atau BERAS COKLAT

Anda harus tahu bahwa ketiga jenis beras diatas, yaitu beras putih, beras merah dan beras coklat bisa anda dapatkan di ISC. Ada banyak manfaat jika anda beli beras dari ISC, yaitu :

  1. Mudah Ordernya. Beras Merah Gotong Royong dapat dipesan secara mudah melalui aplikasi ISC Globe atau melalui website ISC di www.iscglobe.com
  1. Gratis Pengiriman. Dapatkan fasilitas gratis ongkir untuk setiap pemesanan Beras Merah Gotong Royong sesuai dengan coverage area ISC
  1. Dapat Komisi. Mitra mendapatkan komisi sebesar 1% dari setiap total pembelian. Apabila Mitra merekomendasikan orang lain untuk melakukan pemesanan Beras Merah Gotong Royong melalui aplikasi atau website ISC Globe juga, maka Mitra berhak mendapatkan komisi dari setiap total pembelian orang tersebut.
  1. Dapat Sehatnya. Beras merah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti: mengontrol kadar gula dalam darah, menurunkan kadar kolesterol, mencegah penyakit jantung, mencegah kanker, menjaga kesehatan tulang dan gigi, melancarkan pencernaan, dan masih banyak lagi yang lainnya 😊